Bahaya Gas N2O! Polri Bongkar Sindikat Whip Pink Tanpa Izin BPOM di Jakarta Utara.
Bahaya Gas N2O! Polri Bongkar Sindikat Whip Pink Tanpa Izin BPOM di Jakarta Utara.. (Foto: {redSVG})
Gambar Ilustrasi
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik "Gas Tertawa" Ilegal Whip Pink! Miliki 16 Gudang di Seluruh Indonesia, Diduga Picu Kematian Selebgram!
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses melakukan operasi besar-besaran dengan membongkar pabrik produksi gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal merek Whip Pink. Produk yang kerap disalahgunakan sebagai "gas tertawa" ini disinyalir menjadi penyebab tragedi meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada awal tahun 2026.
Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberantas peredaran zat berbahaya yang berkedok kebutuhan kuliner namun merusak generasi muda.
Operasi Undercover: Jejak Transaksi ke Rekening PT SSS
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini berawal dari teknik undercover buying (pembelian terselubung) melalui WhatsApp. Petugas melacak aliran dana ke rekening PT SSS sebelum akhirnya menyerbu sebuah ruko produksi di Jakarta Utara pada Selasa (14/4/2026) dini hari.
"Kami mendapati mesin pengisian gas N2O dari tabung raksasa ukuran 32 kg yang dipindahkan ke tabung kecil kemasan Whip Pink. Hasil interogasi menunjukkan PT SSS sama sekali tidak memiliki legalitas dan izin edar BPOM," tegas Brigjen Eko di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Modus Licik: Gunakan Nama Kuliner Fiktif untuk Kelabui Petugas
Pasca-kematian Lula Lahfah pada Januari 2026, sindikat ini mengubah taktik penjualannya. Untuk menghindari deteksi polisi, pembeli diwajibkan mengisi formulir usaha kuliner. Namun, penyelidikan Polri menemukan bahwa nama-nama usaha tersebut banyak yang fiktif.
"Ini adalah upaya mereka untuk beralih dari penjualan individu ke modus business to business palsu agar tetap bisa mengedarkan produk berbahaya ini secara bebas," jelas jenderal bintang satu tersebut.
Jaringan Raksasa: 16 Titik Gudang dari Jakarta hingga Lombok
Skala operasi pabrik ilegal ini sangat masif. Hingga saat ini, Polri telah mengidentifikasi 16 titik gudang penyimpanan yang tersebar di 10 kota besar, termasuk Jakarta, Yogyakarta, hingga Lombok.
Penyidik telah mengamankan 9 orang saksi untuk diperiksa lebih lanjut, termasuk melacak aktor intelektual berinisial SJ yang mengatur operasional, serta pemilik modal berinisial AH, SC, dan JH.
Barang Bukti & Langkah Tegas Polri
Dalam penggerebekan tersebut, Polri menyita ribuan tabung berbagai ukuran, label kemasan merah muda, hot gun, timbangan, hingga mesin pengisian gas. Bareskrim Polri kini tengah membentuk tim gabungan untuk melakukan penggeledahan serentak dan penyitaan di seluruh gudang distribusi di Indonesia.
Polri mengimbau masyarakat untuk menjauhi penggunaan gas N2O secara ilegal karena berdampak fatal bagi saraf dan keselamatan jiwa. Korps Bhayangkara akan terus memastikan ruang publik bersih dari produk-produk ilegal yang mematikan.
{redSVG}