Logo
CRIME WATCH.ID

BGN Bongkar Fakta Mengejutkan: Pendaftaran SPPG Sudah Tutup, Waspada Mafia Jual Beli Titik Dapur Gizi!

5451 views
Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB {RAMBE}
BGN Bongkar Fakta Mengejutkan: Pendaftaran SPPG Sudah Tutup, Waspada Mafia Jual Beli Titik Dapur Gizi!

BGN Bongkar Fakta Mengejutkan: Pendaftaran SPPG Sudah Tutup, Waspada Mafia Jual Beli Titik Dapur Gizi!. (Foto: {RAMBE})


Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya (kiri) bersama Kepala Satgas

MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri,

Jakarta, Senin (25/5/2026)


SKANDAL PROGRAM MULIA! BGN dan Satgas MBG Polri Kepung Mafia Jual Beli Titik Dapur Gizi: Puluhan Korban Tertipu Miliaran Rupiah, Modus Iming-Iming Untung Melejit!

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Polri resmi menabuh genderang perang melawan para mafia dan oknum penipu yang nekat menggerogoti program strategis nasional. Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya kasus dugaan penipuan dengan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memakan banyak korban di berbagai daerah.

Sinergi kokoh antara BGN dan Korps Bhayangkara ini menjadi bukti nyata komitmen habis-habisan dalam membentengi program mulia negara demi kesejahteraan anak bangsa, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi oknum mana pun untuk merampok hak rakyat.


Gebrakan di Bareskrim: Korban Menjerit, Rugi Miliaran Rupiah akibat Oknum Nakal

Koordinasi tingkat tinggi ini digelar langsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Senin (25/5). Wakil Kepala BGN, Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya, menegaskan bahwa tindakan hukum yang agresif harus segera diambil karena intensitas pergerakan para pelaku penipuan ini dinilai semakin meresahkan.

“Semakin hari banyak informasi yang saya dapatkan tentang korban-korban oknum tersebut. Oleh karena itu, saya perlu mengambil langkah berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri yang juga di dalamnya banyak berkomunikasi dengan polres jajaran,” tegas Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya dengan nada geram.

Tak main-main, salah satu gurita kasus penipuan yang berhasil dibongkar berada di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Di sana, tercatat total kerugian para korban menyentuh angka fantastis:

  • Total Kerugian Menghancurkan: Mencapai Rp1,9 miliar.
  • Jumlah Korban: Sebanyak 21 orang warga menjadi korban kelihaian oknum tersebut.
  • Rata-Rata Kerugian: Per orang mengalami kerugian hingga Rp100 juta demi mendapatkan titik dapur gizi fiktif.


Bongkar Taktik Licik Pelaku: Modus 'SPPG Fiktif' dan Manipulasi Keuntungan di Bekasi

Penyelidikan mendalam menguliti salah satu modus operandi licik yang terjadi di Perumahan Pondok Permata, Kabupaten Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Seorang pelaku perempuan kedapatan mencatut nama program MBG untuk memeras uang puluhan juta rupiah dari korbannya.

Modus yang digunakannya tergolong sangat rapi, yaitu:

  1. Pancingan Manis: Mengiming-imingi korban dengan kemudahan membuka titik SPPG baru.
  2. Janji Palsu: Menjanjikan keuntungan finansial yang bakal melejit berkali-kali lipat dari operasional dapur gizi tersebut.
  3. Fakta Lapangan: BGN menegaskan bahwa proses pendaftaran sebenarnya sudah resmi ditutup, sehingga segala bentuk penawaran atau iming-imingi jual beli titik SPPG dipastikan 100 persen adalah penipuan.


Satgas MBG Polri Pasang Badan: Perintahkan Polda dan Polres Sikat Habis Pelaku!

Merespons laporan tersebut, Kepala Satgas MBG Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, menyatakan bahwa pihaknya pasang badan dan memberikan dukungan penuh untuk melakukan penegakan hukum secara radikal tanpa pandang bulu terhadap para mafia program MBG.

“Sudah ada beberapa laporan pengaduan yang sudah ditangani di beberapa polda,” tegas Jenderal Polisi Bintang Dua tersebut, mengonfirmasi bahwa pergerakan hukum sudah mulai berjalan di tingkat daerah.

Guna mempersempit ruang gerak para pelaku, Kantor Staf Presiden (KSP) juga dipastikan ikut turun tangan untuk melakukan pengawasan ekstra ketat di lapangan demi memastikan tidak ada lagi praktik haram penjualan titik dapur gizi.


Jangan Jadi Korban Berikutnya! Polri Minta Warga Segera Lapor ke Call Center atau Polres

BGN dan Polri mengingatkan masyarakat luas agar tidak mudah tergiur oleh bujuk rayu oknum yang mengaku bisa memuluskan perizinan SPPG dengan syarat menyetorkan sejumlah uang. Program pemenuhan gizi ini adalah program suci negara yang harus dijaga bersama kesuciannya dari coretan tangan kotor para penipu.

Satgas MBG Polri mengimbau dengan sangat bagi siapa saja yang mendeteksi, melihat, atau bahkan telah menjadi korban dari praktik penyimpangan jual beli titik SPPG ini untuk tidak takut bersuara.

“Segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum setempat, baik itu di polres setempat ataupun polda yang nantinya akan ditindaklanjuti dan akan diusut sesuai dengan ketentuan yang ada,” pungkas Irjen Pol. Nurworo Danang secara tegas.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT