Logo
CRIME WATCH.ID

Densus 88 Beraksi! 8 Pengikut JAD di Sulteng Diciduk Saat Sedang Sebar Propaganda ISIS.

4085 views
Kamis, 07 Mei 2026 - 10:10 WIB {RAMBE}
Densus 88 Beraksi! 8 Pengikut JAD di Sulteng Diciduk Saat Sedang Sebar Propaganda ISIS.

Densus 88 Beraksi! 8 Pengikut JAD di Sulteng Diciduk Saat Sedang Sebar Propaganda ISIS.. (Foto: {RAMBE})

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Polisi Mayndra Eka Wardhana.


Densus 88 Sikat 8 Anggota JAD di Sulteng! Bongkar Jaringan ISIS yang Aktif Sebar Propaganda di Medsos


JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan operasi senyap dalam memberantas sel-sel terorisme di tanah air. Sebanyak delapan orang terduga teroris yang terafiliasi dengan jaringan Jamaah Anshoru Daulah (JAD) berhasil diringkus di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memutus rantai radikalisme yang berafiliasi dengan jaringan teror global ISIS.


Rincian Penangkapan di Poso dan Parigi Moutong

Operasi penegakan hukum ini dilakukan secara serentak di dua kabupaten berbeda guna mengamankan para tersangka sebelum melakukan aksi yang lebih jauh. Berikut rinciannya:

  • Kabupaten Poso: Empat tersangka berinisial R (32), AT (29), RP (32), dan ZA (37).
  • Kabupaten Parigi Moutong: Empat tersangka lainnya berinisial A (43), A (46), S (47), dan DP (39).

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengonfirmasi bahwa seluruh tersangka kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.


Modus Operandi: Perang Propaganda Digital

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedelapan tersangka diketahui sangat aktif dalam menyebarkan paham radikal di ruang siber. Mereka memanfaatkan media sosial sebagai alat utama untuk menyebarkan konten berbahaya yang meliputi:

  • Video dan Gambar: Konten visual yang berkaitan erat dengan ideologi terorisme dan ISIS.
  • Tulisan Radikal: Narasi propaganda yang dirancang untuk memengaruhi masyarakat dan merekrut simpatisan baru.


Komitmen Polri Menjaga Stabilitas Keamanan

Saat ini, tim Densus 88 tengah mendalami kemungkinan keterlibatan para tersangka dalam aktivitas terorisme fisik lainnya di lapangan. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga dari ancaman kelompok yang ingin merusak kedaulatan negara melalui tindakan teror.

"Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut," tegas Kombes Mayndra.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT