Logo
CRIME WATCH.ID

Emergency di Perairan Banyuasin: Polairud Evakuasi Nelayan Menggunakan Ambulans Apung

6121 views
Senin, 06 April 2026 - 11:44 WIB {RAMBE}
Emergency di Perairan Banyuasin: Polairud Evakuasi Nelayan Menggunakan Ambulans Apung

Emergency di Perairan Banyuasin: Polairud Evakuasi Nelayan Menggunakan Ambulans Apung. (Foto: {RAMBE})

Ditpolairud Polda Sumsel saat mengevakuasi seorang nelayan Mustofa (44), warga Desa Upang Induk, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin.


PALEMBANG – Kecepatan respons Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan kembali diuji dalam situasi darurat medis di wilayah perairan. Pada Sabtu (4/4), tim evakuasi berhasil melarikan Mustofa (44), seorang nelayan asal Desa Upang Induk, Banyuasin, yang menderita sakit perut hebat menuju rumah sakit di Palembang.

Kondisi Mustofa yang menurun drastis membuat fasilitas kesehatan desa tidak sanggup memberikan penanganan memadai. Alhasil, jalur sungai menjadi satu-satunya akses tercepat untuk menyelamatkan nyawa korban.


Kronologi Penyelamatan

Laporan darurat pertama kali diterima tim Ditpolairud sekitar pukul 12.00 WIB dari bidan desa setempat. Menyadari pasien membutuhkan penanganan medis intensif (rujukan), petugas langsung bergerak cepat.

  • Evakuasi Darat: Tim menjemput korban di kediamannya menggunakan tandu.
  • Akses Perairan: Korban segera dipindahkan ke unit Ambulans Apung, sebuah speedboat khusus yang telah dilengkapi fasilitas medis darurat.
  • Perjalanan Sungai: Tim memacu kecepatan menyusuri Sungai Musi demi mengejar waktu tempuh menuju Kota Palembang.


Prioritas Keselamatan Masyarakat

Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Sony Heru Agung Nugroho, mengonfirmasi bahwa seluruh proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga pasien tiba di ruang perawatan rumah sakit rujukan.

"Personel kami selalu siaga 24 jam. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami," tegas Kombes Pol Sony dalam keterangan resminya, Minggu (5/4).

Aksi sigap ini menambah deretan keberhasilan Ditpolairud Polda Sumsel dalam misi kemanusiaan di wilayah perairan, setelah sebelumnya juga berhasil mengevakuasi 10 kru kapal yang tenggelam di Sungai Musi. Saat ini, Mustofa telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis di Palembang.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT