GEGER PANGALENGAN! Komisi IV DPR-RI Desak Polisi Ungkap Dalang Perusakan Kebun Teh — Polri Diminta Turun Tangan Tuntas & Transparan
GEGER PANGALENGAN! Komisi IV DPR-RI Desak Polisi Ungkap Dalang Perusakan Kebun Teh — Polri Diminta Turun Tangan Tuntas & Transparan. (Foto: redSVG)
Bandung — Perusakan kebun teh milik PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) di Pangalengan, Kabupaten Bandung, membuat publik gempar.
Anggota DPR RI langsung bersuara lantang dan meminta Polri segera mengungkap aktor intelektual di balik aksi perusakan yang dinilai terorganisir dan merugikan negara.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut aset perkebunan strategis dan potensi kerugian ekonomi yang besar.
DPR: Ini Kejahatan Serius, Polisi Harus Bergerak Cepat
Anggota Komisi IV DPR RI menegaskan bahwa perusakan kebun teh bukan sekadar tindak kriminal biasa.
Ada indikasi kuat bahwa aksi tersebut dilakukan secara terstruktur dan memiliki motif tertentu.
DPR meminta Polri:
- Mengusut tuntas seluruh pelaku lapangan,
- Menelusuri siapa yang mengkoordinasi,
- Mengungkap dalang di balik tindakan yang merugikan negara ini.
Menurut DPR, keberanian menghancurkan kebun teh dalam skala luas menunjukkan ada pihak yang merasa “kebal hukum”.
Polri Diminta Tindak Tegas & Jaga Aset Negara
Kasus ini membuka kembali pentingnya peran Polri sebagai penjaga keamanan sektor strategis, termasuk perkebunan nasional.
Aparat diminta untuk mengamankan lokasi, mencegah eskalasi konflik sosial,serta memastikan PTPN VIII dapat terus beroperasi tanpa intimidasi.
DPR menilai tindakan tegas Polri akan menjadi sinyal jelas bahwa negara tidak boleh kalah oleh kelompok perusak aset negara.
Kerugian Besar Mengintai Jika Tidak Diusut
Perusakan kebun teh berdampak langsung pada:
- Kerugian ekonomi,
- Terganggunya rantai produksi,
- Terancamnya lapangan kerja masyarakat sekitar,
- Potensi kehilangan aset negara yang bernilai strategis.
DPR menilai, jika kasus ini dibiarkan, akan muncul preseden buruk bagi perusahaan perkebunan negara lainnya.
Masyarakat Pangalengan Ikut Resah
Warga sekitar disebut ikut khawatir tindakan perusakan ini akan memicu Konflik horizontal,ketegangan antara kelompok tertentu atau aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi.
Di sinilah Polri diharapkan hadir sebagai penjamin ketertiban dan pelindung kepentingan publik.
Polri Jadi Kunci Penyelesaian Kasus Ini
Dengan pengalaman investigasi, intelijen lapangan, dan kemampuan penindakan, Polri dipercaya mampu membongkar:
- Siapa pelaku lapangan?
- Siapa penggerak aksi?
- Motif utamanya?
DPR menilai bahwa pengungkapan kasus ini akan menjadi momentum penting bagi Polri untuk menunjukkan komitmen:
- Menjaga aset negara,
- Melindungi masyarakat,
- Memastikan hukum berdiri di atas semuanya.
{redSVG}