Logo
CRIME WATCH.ID

Menkeu Sebut Kondisi Keuangan Aman, Opsi Efisiensi Anggaran TNI-Polri Siap Ditempuh Demi Kesejahteraan Rakyat

1535 views
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:15 WIB {RAMBE}
Menkeu Sebut Kondisi Keuangan Aman, Opsi Efisiensi Anggaran TNI-Polri Siap Ditempuh Demi Kesejahteraan Rakyat

Menkeu Sebut Kondisi Keuangan Aman, Opsi Efisiensi Anggaran TNI-Polri Siap Ditempuh Demi Kesejahteraan Rakyat. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 


LINDUNGI RAKYAT DARI KEMISKINAN!

JAKARTA – Komitmen total pemerintah dalam memprioritaskan penanganan kemiskinan dan kelaparan di tanah air kembali ditegaskan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pemerintah siap membuka opsi penyesuaian serta efisiensi anggaran di sektor pertahanan dan kepolisian apabila kondisi fiskal negara membutuhkan reorientasi target defisit demi kepentingan rakyat banyak.

Kendati demikian, Menkeu memastikan bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini berada dalam posisi yang sangat solid, aman, dan memadai, sehingga skenario pemangkasan tersebut belum diperlukan dalam waktu dekat.


Menkeu Purbaya: Keuangan Negara Aman, Pemangkasan Baru Jadi Opsi Cadangan

Ditemui usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026), Menkeu Purbaya menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan teknis mengenai pengalihan pos anggaran TNI maupun Polri.

Peta Kebijakan Fiskal & Penghematan Anggaran Negara (Update Juli 2026):

----------------------------------------------------------------------------------

• Status Fiskal Saat Ini   : Sangat Aman & Terkendali (Belum ada pemangkasan).

• Opsi Efisiensi Pos Besar : Dipertimbangkan jika target defisit fiskal tertekan.

• Komitmen Presiden        : Utamakan program pengetasan kemiskinan & kelaparan.

• Sektor Terdampak Opsi    : Anggaran Pertahanan (TNI) & Kepolisian (Polri).

----------------------------------------------------------------------------------


Purbaya menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk TNI dan Polri memang memiliki porsi yang cukup besar dalam APBN. Oleh karena itu, jika dinamika ekonomi global atau domestik menuntut adanya penyesuaian fiskal, sektor ini dapat dijadikan opsi penghematan secara terukur.

"Belum. Tapi begini, hitungan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas. Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," ujar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis.


Ketegasan Presiden Prabowo: Jiwa Raga Institusi Negara Hanya Untuk Kesejahteraan Rakyat

Langkah strategis ini sejalan dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), Presiden secara terbuka menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan perut rakyat adalah hukum tertinggi.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya efisiensi di seluruh lini pemerintahan. Bila situasi mendesak, pemerintah tidak ragu untuk merelokasi sebagian anggaran pertahanan dan kepolisian demi memastikan tidak ada lagi warga negara yang menderita akibat kelaparan dan kemiskinan ekstrem.

"Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien, bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," tegas Presiden Prabowo Subianto.

Sikap legawa dan jiwa besar dari institusi TNI maupun Polri dalam mendukung visi kemanusiaan ini membuktikan bahwa aparat pertahanan dan keamanan negara senantiasa menempatkan kepentingan rakyat kecil di atas segalanya, memperkokoh kemanunggalan TNI-Polri bersama rakyat Indonesia.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT