Jejak Harta Koko Erwin di NTB: Polri Ungkap Aliran Dana Gelap ke Bisnis Pertanian dan Travel.
Jejak Harta Koko Erwin di NTB: Polri Ungkap Aliran Dana Gelap ke Bisnis Pertanian dan Travel.. (Foto: {RAMBE})
Keluarga Erwin Iskandar alias Koko Erwin yang terdiri dari istri dan kedua anaknya dibawa oleh tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) ke kantor Bareskrim di Markas Besar (Mabes) Polri
Bareskrim Polri Bongkar Gurita Bisnis Pencucian Uang Koko Erwin:
Libatkan Anak Istri, Aset Miliaran di NTB Disita!
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses menguliti modus operandi pencucian uang yang dilakukan oleh bandar narkoba kelas kakap, Erwin Iskandar alias Koko Erwin. Dalam pengungkapan terbaru, Polri membeberkan hasil pemeriksaan mengejutkan terhadap istri dan dua anak sang bandar yang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Langkah tegas Polri ini membuktikan komitmen tanpa ampun untuk memiskinan jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
Istri Jadi 'Tameng' Transaksi: Rekening Pribadi Diserahkan Penuh
Hasil pemeriksaan awal terhadap istri Koko Erwin, berinisial VVP, mengungkap fakta bahwa dirinya secara sadar memberikan rekening pribadinya untuk dikendalikan penuh oleh suaminya.
- Aliran Dana Gelap: Seluruh transaksi keuangan di rekening VVP sepanjang tahun 2025-2026 terbukti berasal dari Koko Erwin.
- Aset Mewah: Dari hasil pernikahan tersebut, VVP mendapatkan rumah di Sumbawa, NTB, serta dititipkan unit mobil mewah hingga Maret 2026.
Anak Jadi 'Direktur' dan Pemilik Aset Properti
Tak hanya istri, Koko Erwin juga melibatkan dua anaknya, HSI dan CA, untuk menyamarkan harta hasil kejahatan narkoba.
Peran HSI (Anak Laki-laki):
- Gudang dan Ruko: HSI diminta memberikan nomor rekeningnya untuk menampung transferan dana besar yang kemudian dibelanjakan aset berupa dua unit gudang dan tiga unit ruko.
- Kedok Wirausaha: HSI menggunakan aset tersebut untuk membuka usaha pertanian (pupuk dan pestisida) atas izin sang ayah guna menutupi asal-usul uang.
Peran CA (Anak Perempuan):
- Bisnis Travel: CA mengaku dibukakan usaha travel (PT Sukses Abadi Buana) oleh Koko Erwin.
- Aset Operasional: CA menjabat sebagai Direktur dengan aset mentereng berupa empat unit mobil Toyota Hiace dan satu unit gudang usaha.
Komitmen Polri Memutus Rantai Narkoba
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa ketiga tersangka ditangkap di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.
Kasus ini merupakan pengembangan besar dari jaringan narkoba yang sebelumnya menyeret sejumlah oknum aparat di wilayah hukum Polda NTB. Polri memastikan akan terus memburu setiap rupiah yang dihasilkan dari bisnis haram ini demi menyelamatkan generasi bangsa.
{RAMBE}