Logo
CRIME WATCH.ID

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam: Gandeng Pramono Anung Integrasikan CCTV, Pelaku Kejahatan Siap-Siap Ditindak Tegas!

6540 views
Jumat, 22 Mei 2026 - 10:56 WIB {RAMBE}
Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam: Gandeng Pramono Anung Integrasikan CCTV, Pelaku Kejahatan Siap-Siap Ditindak Tegas!

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Siaga 24 Jam: Gandeng Pramono Anung Integrasikan CCTV, Pelaku Kejahatan Siap-Siap Ditindak Tegas!. (Foto: {RAMBE})


TIM PEMBURU BEGAL - Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai acara

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya

tentang Optimalisasi Pemanfaatan CCTV dalam Rangka Menjaga Ketertiban Umum di Balai Kota Jakarta, Senin (18/5/2026).


UNTUK JAKARTA ZERO BEGAL!


JAKARTA – Komitmen total diperlihatkan oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dalam memberantas habis komplotan begal dan premanisme yang nekat mengusik ketenangan warga ibu kota. Menjawab keresahan publik, Kapolda Metro Jaya secara resmi membentuk Tim Pemburu Begal yang dikerahkan untuk melakukan patroli terukur selama 24 jam penuh di seluruh titik mati rawan kriminalitas jalanan.

Langkah taktis yang super progresif ini diperkuat melalui sinergi raksasa antara Polri dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan kekuatan penuh dan instruksi tembak di tempat bagi pelaku yang membahayakan nyawa, Korps Bhayangkara mengirimkan pesan perang terbuka: Tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan jalanan di Jakarta!


Instruksi Garang Kapolda Metro Jaya: Sikat Pelaku, Jangan Ragu Tindak Tegas Terukur!

Pembentukan Satgas khusus ini diumumkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri, usai melangsungkan pertemuan strategis dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta pada Senin (18/5/2026). Komjen Asep menegaskan bahwa pembentukan Tim Pemburu Begal ini merupakan bukti otentik keseriusan dan respons cepat Polda Metro Jaya terhadap maraknya aksi kekerasan jalanan belakangan ini.

Tidak main-main, tim ini langsung tancap gas dan terbukti efektif di lapangan. Baru saja dibentuk, Satgas khusus ini dilaporkan telah sukses menggulung dan mengungkap enam kasus kejahatan jalanan besar di berbagai wilayah hukum Jakarta. Demi keselamatan warga, Kapolda memerintahkan anak buahnya untuk tidak segan-segan menggunakan kekuatan senjata api jika para pelaku mencoba melawan.

"Jangan ragu-ragu untuk melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai aturan Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian," tegas Kapolda Metro Jaya, Komjen Asep Edi Suheri dengan nada berwibawa.


Gubernur Pramono Anung Pasang Badan: Prioritas Utama Adalah Keamanan Warga!

Langkah agresif Polda Metro Jaya ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa urusan jaminan keamanan bagi jutaan warga Jakarta adalah harga mati dan menjadi prioritas utama di bawah kepemimpinannya.

Pramono mengakui bahwa sebagai kota megapolitan dengan dinamika sosial yang tinggi, Jakarta tidak akan pernah luput dari potensi kriminalitas. Namun, hal itu bukan alasan bagi pemerintah untuk pasrah kalah oleh komplotan penjahat.

“Sebagai kota besar enggak mungkin Jakarta semuanya baik-baik saja, tetapi sekali lagi kami siap untuk itu,” ujar Gubernur Pramono Anung dengan optimis saat meninjau kawasan Meruya, Jakarta Barat.

Selain memperketat koordinasi pengamanan jalanan, Pemprov DKI Jakarta juga bergerak dari hulu dengan menyiapkan berbagai bantalan sosial guna memitigasi gesekan dan ketimpangan kondisi sosial di tengah masyarakat perkotaan.


Mata-Mata Digital Dikepung: Integrasi Massal Ribuan CCTV Lintas Instansi dan Gedung Tinggi

Senjata utama Tim Pemburu Begal dalam melacak para pelaku tidak hanya mengandalkan patroli fisik semata. Dalam pertemuan di Balai Kota tersebut, Polri dan Pemprov DKI Jakarta resmi menandatangani Nota Kesepakatan tentang Optimalisasi Pemanfaatan CCTV dalam Rangka Menjaga Ketertiban Umum.

Melalui kerja sama mutakhir ini, sistem keamanan Jakarta akan dipantau oleh "Mata Elang" digital raksasa. Seluruh kamera pengawas (CCTV) milik Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, hingga instansi-instansi vertikal lainnya akan diintegrasikan ke dalam satu sistem pemantauan terpadu. Hebatnya lagi, regulasi ini juga mewajibkan gedung-gedung bertingkat di atas empat lantai di Jakarta untuk menyambungkan CCTV mereka ke sistem monitoring ini.

“Kalau itu bisa dilakukan, itu bisa sebagai monitoring awal orang yang mau berperilaku tidak baik di Jakarta,” pungkas Pramono Anung menjelaskan kecanggihan sistem deteksi dini kejahatan tersebut.


Untuk memastikan pengawasan berlapis tanpa celah, Polda Metro Jaya ke depannya juga akan menggelar operasi patroli gabungan skala besar dengan melibatkan unsur Pemprov DKI dan jajaran TNI dari Kodam Jaya. Kapolda Metro Jaya mengimbau agar rekan-rekan media dan seluruh elemen masyarakat tidak perlu takut untuk segera melaporkan segala bentuk indikasi kejahatan jalanan agar bisa langsung diringkus oleh petugas.


{RAMBE}


BERITA TERKAIT