Logo
CRIME WATCH.ID

Polri dan Kemkomdigi Bersatu! Bentuk Tim Khusus Anti-Judi Online dan Penipuan Digital.

2748 views
Selasa, 14 April 2026 - 14:19 WIB {redSVG}
Polri dan Kemkomdigi Bersatu! Bentuk Tim Khusus Anti-Judi Online dan Penipuan Digital.

Polri dan Kemkomdigi Bersatu! Bentuk Tim Khusus Anti-Judi Online dan Penipuan Digital.. (Foto: {redSVG})

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat,


Gebrakan Maut Menkomdigi & Kapolri! Bentuk Satgas Khusus Sikat Judi Online dan Penipuan Digital: Korban Tak Boleh Bertambah!

JAKARTA – Kabar gembira bagi seluruh netizen Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi meluncurkan kolaborasi tingkat tinggi untuk mempercepat pemberantasan kejahatan di ruang digital. Tidak ada lagi birokrasi berbelit; kini Polri dan Kemkomdigi bergerak dalam satu komando untuk meringkus para pelaku kriminal siber!

Langkah taktis ini merupakan jawaban langsung atas keresahan masyarakat terhadap maraknya penipuan daring, pemerasan, hingga judi online yang kian merajalela.


Bentuk Satgas Bersama: Respons Cepat Tanpa Tapi!

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ke depannya akan ada tim khusus atau Satuan Tugas (Satgas) bersama yang disiapkan untuk menangani setiap peristiwa pidana di ruang digital secara real-time.

"Untuk menghindari terjadinya korban yang lebih besar, tentunya kita memerlukan Satgas bersama dan kesepakatan bersama, sehingga langkah-langkah penanganan bisa jauh lebih optimal," tegas Kapolri Listyo Sigit di Kantor Kemkomdigi, Senin (13/4/2026).

Pembentukan tim khusus ini diharapkan mampu memotong alur birokrasi panjang yang selama ini menjadi kendala dalam pengejaran pelaku kejahatan siber lintas wilayah.


Fokus pada Kejahatan Ekonomi: Judi Online & Sextortion

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa kejahatan digital berbasis ekonomi seperti penipuan, judi online, hingga pemerasan berbasis seksual (sextortion) telah mengambil porsi besar dan sangat merugikan rakyat.

"Kami sepakat bahwa percepatan waktu dalam penanganan kejahatan digital, khususnya kejahatan ekonomi, menjadi sangat penting dan urgen untuk dilakukan," ujar Meutya. Lewat integrasi data dan wewenang ini, Polri kini didukung penuh oleh infrastruktur digital Kemkomdigi untuk melacak dan menindak pelaku lebih cepat dari sebelumnya.


Edukasi Nasional: Optimalkan Call Center 110

Selain penegakan hukum yang ofensif, Polri dan Kemkomdigi juga meluncurkan program edukasi masif terkait pengamanan nasional. Salah satu pilar utamanya adalah penguatan penggunaan Pusat Komando Call Center 110.

Layanan 110 ini sudah tersedia di seluruh Kepolisian Daerah (Polda) dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan keamanan darurat secara instan. Sinergi ini memastikan masyarakat tahu ke mana harus melapor saat menjadi target kejahatan siber, sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kerugian membengkak.


Komitmen Satu Tahun ke Depan

Kolaborasi efektif ini dirancang untuk satu tahun ke depan dengan evaluasi berkala. Hal ini mencerminkan loyalitas dan integritas Polri dalam mengeksekusi agenda nasional Presiden Prabowo Subianto guna menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh anak bangsa.


{redSVG}



BERITA TERKAIT