RI Bukan Sarang Penyamun Digital! Polri Gulung 320 WNA Admin Judi Online, DPR: Ini Kemenangan Kedaulatan Siber.
RI Bukan Sarang Penyamun Digital! Polri Gulung 320 WNA Admin Judi Online, DPR: Ini Kemenangan Kedaulatan Siber.. (Foto: {RAMBE})
INDONESIA BUKAN SARANG JUDOL! Polri Banjir Pujian Usai Gulung Sindikat Internasional di Hayam Wuruk, Anggota DPR: Bukti Nyata Jaga Kedaulatan Siber!
JAKARTA – Komitmen tanpa kompromi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas perjudian online kembali membuahkan hasil gemilang dan menuai apresiasi tinggi dari legislatif. Langkah strategis Polri membongkar markas judi online (judol) di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dinilai sebagai aksi nyata dalam melindungi kedaulatan digital dan ekonomi bangsa.
Apresiasi DPR: Langkah Strategis Jaga Integritas Nasional
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Yudha Novanza Utama, secara terbuka memberikan pujian atas keberhasilan Polri mengungkap sindikat yang melibatkan ratusan warga negara asing (WNA).
Beberapa poin penting apresiasi yang disampaikan adalah:
- Penjaga Integritas Siber: Pengungkapan ini merupakan langkah krusial dalam menjaga integritas ruang siber nasional dari serangan jaringan kriminal internasional.
- Mencegah RI Jadi Episentrum Judol: Aksi cepat Polri berhasil mencegah Indonesia menjadi basis atau "sarang" baru bagi jaringan judi online lintas negara di kawasan Asia.
- Alarm Keamanan Digital: Yudha menilai modus operandi sindikat ini sangat sistematis, mulai dari penggunaan infrastruktur digital canggih hingga pemanfaatan celah mobilitas lintas negara.
Kronologi Penggerebekan Markas Hayam Wuruk
Aksi penggerebekan yang dilakukan Polri pada Kamis (7/5) membuktikan ketajaman intelijen dan kesigapan aparat di lapangan:
- Ratusan Tersangka Diciduk: Sebanyak 320 WNA dan 1 orang WNI tertangkap tangan sedang mengoperasikan situs judol di sebuah gedung di Jakarta Barat.
- Wujud Komitmen Polri: Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bukti Polri tidak memberi ruang bagi judi konvensional maupun online yang merugikan masyarakat.
- Melindungi Ekonomi Negara: Pergerakan judi online yang masif dinilai sangat merusak tatanan ekonomi nasional, sehingga pemberantasan hingga ke akar-akarnya menjadi harga mati.
Sinergi Lintas Lembaga dan Evaluasi Total
Keberhasilan Polri ini kini menjadi momentum emas untuk memperkuat pertahanan siber Indonesia. Yudha Novanza Utama mendorong penguatan sinergi antara Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital, PPATK, serta Imigrasi untuk mendeteksi pola transaksi mencurigakan dan potensi pencucian uang.
Dengan ketegasan ini, Polri kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam memastikan ruang digital Indonesia tetap aman, sehat, dan produktif bagi seluruh rakyat.
{RAMBE}