Logo
CRIME WATCH.ID

Serangan Brutal ke Aktivis KontraS! Kapolri Pastikan Pelaku Diburu dengan Metode Ilmiah

5361 views
Senin, 16 Maret 2026 - 09:24 WIB RAMBE
Serangan Brutal ke Aktivis KontraS! Kapolri Pastikan Pelaku Diburu dengan Metode Ilmiah

Serangan Brutal ke Aktivis KontraS! Kapolri Pastikan Pelaku Diburu dengan Metode Ilmiah. (Foto: RAMBE)

Tangkapan layar CCTV diduga pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS di Jakarta Pusat, yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB. (Dok. Istimewa)


Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Polri Bergerak Cepat! Kapolri: Perintah Langsung Presiden, Kasus Harus Terungkap

Jakarta – Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, terus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kepolisian Republik Indonesia memastikan penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan menggunakan metode investigasi ilmiah untuk mengungkap pelaku di balik serangan brutal tersebut.

Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (12/3/2026). Serangan tersebut membuat Andrie Yunus mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan kondisi korban saat ini masih dalam tahap pemulihan sehingga belum dapat memberikan keterangan kepada penyidik.

“Kondisi korban masih dalam perawatan dan belum bisa dibesuk,” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Meski demikian, penyidik tidak tinggal diam. Polisi terus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber di sekitar korban dan lokasi kejadian perkara (TKP) untuk menyusun rangkaian kronologi yang lebih lengkap.

“Penyidik juga mendalami keterangan dari orang-orang di sekitar korban serta saksi yang berada di sekitar TKP,” ujar Budi.


Kapolri Turun Tangan, Perintah Langsung Presiden

Penanganan kasus ini bahkan mendapat perhatian langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Orang nomor satu di tubuh Polri itu menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut menjadi prioritas.

Jenderal Sigit mengungkapkan dirinya telah menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap aktivis KontraS tersebut.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” ujar Kapolri saat memberikan keterangan kepada media di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa negara tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan terhadap siapa pun, termasuk terhadap aktivis masyarakat sipil.


Scientific Crime Investigation Jadi Senjata Polri

Dalam mengungkap kasus ini, Polri menegaskan akan menggunakan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI). Metode ini memanfaatkan teknologi forensik, analisis digital, serta rekonstruksi peristiwa untuk memastikan proses penyelidikan berjalan akurat dan berbasis bukti ilmiah.

Menurut Kapolri, saat ini tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya terus mengumpulkan berbagai informasi di lapangan.

“Langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan Scientific Crime Investigation. Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi dan akan kita dalami satu per satu,” jelas Jenderal Sigit.

Metode tersebut dinilai menjadi kunci penting dalam mengungkap berbagai kasus kriminal kompleks di Indonesia, termasuk kasus penyerangan yang melibatkan pelaku tidak dikenal.


Polisi Janji Buka Perkembangan Kasus Secara Transparan

Kapolri juga memastikan bahwa perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik sebagai bentuk transparansi.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan proses hukum berjalan secara terbuka.

Dengan koordinasi antara Mabes Polri, Polda Metro Jaya, serta jajaran penyidik di lapangan, aparat optimistis kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dapat segera terungkap.

Publik kini menunggu hasil penyelidikan yang diharapkan mampu mengungkap siapa dalang di balik serangan tersebut serta motif yang melatarbelakanginya.

Jika seluruh bukti berhasil dirangkai, bukan tidak mungkin kasus ini akan segera memasuki tahap penetapan tersangka.


Pertanyaannya sekarang:

Apakah pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS ini akan segera terungkap dalam waktu dekat? Ataukah masih ada fakta besar lain yang sedang disusun oleh penyidik?


{RAMBE}



BERITA TERKAIT