Logo
CRIME WATCH.ID

Terobosan Medsos Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Banjir Pujian DPRD

4212 views
Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WIB {RAMBE}
Terobosan Medsos Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Banjir Pujian DPRD

Terobosan Medsos Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Banjir Pujian DPRD. (Foto: {RAMBE})

Gambar Ilustrasi


Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni.


BUKTI NYATA POLRI DICINTAI RAKYAT! : Wajah Humanis Bhayangkara Makin Dekat di Hati Masyarakat!

SURABAYA – Inovasi pelayanan publik yang transparan, modern, dan bernilai edukasi tinggi kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Langkah proaktif Kapolrestabes Surabaya, Kombes Polisi Luthfie Sulistiawan, yang memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana edukasi hukum menuai apresiasi dan pujian setinggi langit dari pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.

Melalui pendekatan digital yang segar, kreatif, dan humanis, Kapolrestabes Surabaya dinilai sukses mendobrak sekat birokrasi, menghadirkan komunikasi dua arah yang sehat, serta membuktikan komitmen Polri yang Presisi dalam memberikan keterbukaan informasi publik secara utuh.


DPRD Surabaya: Medsos Kapolrestabes Sukses Edukasi Lika-Liku Penyidikan Lapangan

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyatakan bahwa di tengah tingginya dinamika dan perhatian publik terhadap berbagai isu hukum, kehadiran Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di media sosial merupakan langkah taktis yang sangat efektif. Konten-konten yang disajikan mampu membedah proses penegakan hukum secara gamblang, akurat, dan jauh dari kesan kaku.

Pria yang akrab disapa Toni ini menambahkan, berkat edukasi digital ini, warga Kota Pahlawan tidak hanya sekadar disuguhi hasil akhir suatu perkara, melainkan juga diajak untuk melihat, memahami, dan menghargai dedikasi serta tantangan nyata yang dihadapi para penyidik di lapangan.

Dampak Positif Inovasi Medsos Kapolrestabes Surabaya Menurut DPRD:

1. Jembatan Humanis   : Menghapus kesan kaku, menampilkan wajah Polri yang bersahabat dan mengayomi.

2. Edukasi Hukum Nyata: Membantu masyarakat paham lika-liku, tantangan, dan prosedur hukum yang sah.

3. Transparansi Total : Menjelaskan proses penyidikan perkara atensi publik secara terbuka dan jujur.

4. Katup Partisipasi  : Membuka ruang bagi warga untuk ikut mengawasi, memberi masukan, dan berdialog.


"Melalui konten yang menghibur tetapi edukatif tersebut, masyarakat bisa memahami lika-liku penindakan hukum, hambatan-hambatan yang dialami oleh penyidik di lapangan dengan hasil yang bagus. Kehadiran polisi di media sosial menjadi cara yang efektif untuk menjelaskan proses penegakan hukum secara lebih terbuka," puji Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, Minggu (21/6/2026).


Buka Ruang Partisipasi Publik: Bukti Kecintaan Masyarakat Terhadap Polri Meroket

Lebih jauh, Toni menekankan bahwa keterbukaan informasi yang dipelopori oleh Kapolrestabes Surabaya justru menjadi magnet yang meningkatkan partisipasi aktif masyarakat. Ruang digital tersebut bertransformasi menjadi sarana pengawasan publik yang sehat.

Menurut kacamata parlemen, ketika masyarakat antusias ikut mengawasi dan berinteraksi di media sosial resmi kepolisian, hal tersebut menjadi indikator valid bahwa rasa kepedulian, kepercayaan, dan kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri mengalami lompatan yang sangat signifikan.

"Penggunaan medsos oleh Kapolrestabes Surabaya itu juga membuka ruang partisipasi publik untuk terus mengawasi kinerja kepolisian. Nah, ketika partisipasi publik untuk mengawasi kinerja kepolisian terjadi, itu berarti kecintaan masyarakat terhadap Polri juga mulai meningkat," papar Toni dengan nada optimistis.


Langkah Tegas dan Komunikasi Progresif Jadi Trigger Perubahan Nasional

DPRD Surabaya mencatat, jajaran Polrestabes Surabaya selama ini selalu sukses menjawab rasa keadilan publik melalui serangkaian tindakan penegakan hukum yang tegas, progresif, dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk kriminalitas. Keberhasilan lapangan itulah yang kemudian dikemas secara apik melalui narasi media sosial yang humanis sehingga menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Toni berharap pola komunikasi modern yang dibangun oleh Kombes Pol Luthfie Sulistiawan ini dapat menjadi pemantik (trigger) perubahan pelayanan bagi instansi vertikal lainnya, serta menjadi inspirasi yang ditiru oleh jajaran Polres dan Polda di seluruh pelosok Indonesia.

"Perkara-perkara yang menjadi atensi publik telah menjadi energi bagi jajaran polisi untuk menjawab rasa keadilan publik dengan penindakan hukum yang progresif, dan disampaikan ke masyarakat melalui konten yang humanis. Sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, saya tentu mengapresiasi inovasi ini. Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi semua jajaran Polri se-Indonesia," pungkas Arif Fathoni.


{RAMBE}



BERITA TERKAIT