Logo
CRIME WATCH.ID

'Rayap Besi' di Medan Nekat Dorong dan Tantang Polisi Berkelahi, Berakhir Keok Digulung Brimob Polda Sumut!

7138 views
Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41 WIB {redSVG}
'Rayap Besi' di Medan Nekat Dorong dan Tantang Polisi Berkelahi, Berakhir Keok Digulung Brimob Polda Sumut!

'Rayap Besi' di Medan Nekat Dorong dan Tantang Polisi Berkelahi, Berakhir Keok Digulung Brimob Polda Sumut!. (Foto: {redSVG})

Gambar Ilustrasi


Identitas Lengkap Junaidi dan Agam: Dua Preman Maling Besi Medan yang Viral Tantang Polisi. 


NYALI SEBATAS KONTEN!

MEDAN – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi arogan dua orang pria komplotan pencuri besi dan kabel prasarana umum di Kota Medan. Alih-alih kabur atau memohon ampun saat kepergok basah oleh aparat kepolisian, dua pelaku yang dijuluki warga sebagai "rayap besi" ini malah berlagak bak jawara jalanan dengan menantang petugas yang sedang berdinas untuk baku hantam di tempat.

Namun, pelarian "bang jago" ini tidak berlangsung lama. Korps Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumut bergerak cepat melakukan perburuan kilat hingga berhasil meringkus kedua pelaku tanpa perlawanan, untuk kemudian dijebloskan ke sel tahanan demi mempertanggungjawabkan perbuatan kriminal mereka.


Kronologi Kejadian: Nekat Hantam Petugas Pake Besi di Trotoar Jalan

Aksi premanisme jalanan ini terjadi di kawasan padat Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Berdasarkan kesaksian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, Jasa Ketaren (73), peristiwa bermula saat kedua pelaku tengah sibuk mengorek tanah trotoar demi menggasak instalasi kabel lampu jalan yang tertanam di dalamnya.

Saat melancarkan aksi lancang tersebut, seorang petugas kepolisian yang kebetulan sedang melintas langsung berhenti dan memberikan teguran keras. Bukannya kooperatif, kedua pelaku justru naik pitam hingga memicu adu mulut sengit dan mencoba melakukan penganiayaan fisik.

"Awalnya mereka mengorek kabel yang tertanam di dalam tanah. Terjadi adu mulut, mereka malah mengajak berkelahi. Sebenarnya, polisi sudah mengalah. Namun, karena terus-menerus ditantang dan diprovokasi, polisi itu sampai membuka bajunya. Tampak pelaku juga sempat mendorong dan memukul polisi dengan besi di tangannya. Saat hendak baku hantam, warga langsung datang memisahkan sehingga perkelahian fisik tidak sampai berlanjut," ungkap Jasa Ketaren saat diwawancarai awak media.

Ketaren menambahkan, sepak terjang komplotan pencuri spesialis besi ini sudah sangat meresahkan warga sekitar. Bahkan, tempat usaha kerajinan rotan miliknya pun kerap kali menyandang status sebagai korban pencurian.

"Kalau bisa semuanya diamankan. Zaman sekarang apa pun bisa hilang. Rumah kosong bisa dibobol, bahkan bola lampu saya pernah hilang. Saya berharap ada tindakan tegas dari kepolisian agar menimbulkan efek jera," keluh Ketaren.


Gerak Cepat Brimob Polda Sumut: Dua Pelaku Diciduk di Lahan Parkir

Merespons video viral dan tindakan pengancaman terhadap personel di lapangan, jajaran Satuan Brimob Polda Sumut langsung dikerahkan untuk melakukan pembersihan premanisme. Hasilnya manis, dalam hitungan jam kedua pelaku berhasil diidentifikasi dan langsung diciduk dari dua lokasi persembunyian yang berbeda pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan komplotan maling arogan tersebut.

Identitas Dua 'Rayap Besi' Medan yang Berhasil Diringkus:

1. Tersangka Junaidi : Warga Jalan Panci, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

2. Tersangka Agam    : Warga Jalan Panci, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah.


Saat dilakukan penyergapan oleh petugas bersenjata lengkap, kedua pelaku diketahui tengah bersembunyi sembari berpura-pura mengelola lahan parkir umum guna mengelabui petugas.

"Para pelaku pencurian sudah berhasil kami tangkap. Jumlahnya dua orang. Saat ditangkap, keduanya sedang berjaga di lokasi parkir di Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Gatot Subroto, Kota Medan. Setelah ditangkap, keduanya langsung kami serahkan ke Polsek Medan Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Kombes Pol. Rantau Isnur Eka.


Ancaman Hukuman Berlapis Menanti

Kini, hari-hari Junaidi dan Agam dipastikan akan dihabiskan di balik jeruji besi Mapolsek Medan Baru. Selain dibidik dengan pasal pencurian dengan pemberatan terkait fasilitas umum milik negara, keduanya juga terancam dijerat pasal berlapis tentang pengancaman, melawan petugas hukum yang sah, serta pasal penganiayaan ringan di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


{redSVG}



BERITA TERKAIT